Cogito, Ergo Sum

Blogger news

Thursday, March 13, 2014

On 8:01 AM by Zufar M Ihsan in ,    No comments
Lubang Hitam

-Kesalahpengertian tentang horizon peristiwa, terutama horizon peristiwa lubang hitam, adalah bahwa mereka merepresentasikan permukaan tak dapat berubah yang menghancurkan benda apapun yang mendekatinya. 

Pada kenyataannya, semua horizon peristiwa nampak memiliki jarak tertentu dari pengamat , dan benda yang dikirim ke suatu horizon peristiwa tidak pernah tampak menyeberanginya dari sudut pandang pengamat yang mengirim benda tersebut (karena kerucut cahaya peristiwa yang melewati horizon tidak pernah berpotongan dengan garis dunia pengamat). Mencoba membuat sebuah benda yang mendekati horizon tersebut tetap diam di tempat dari pengamat memerlukan gaya yang besarnya menjadi tak terbatas (menjadi tak terhingga) dengan semakin dekatnya benda tersebut.

Untuk horizon peristiwa yang dilihat oleh pengamat yang mengalami percepatan seragam di ruang kosong, horizon tersebut nampak berada pada jarak tetap dari pengamat tersebut bagaimanapun lingkungannya bergerak. Mengubah-ubah percepatan pengamat tersebut dapat menyebabkan horizon itu nampak bergerak dengan berjalannya waktu, atau dapat menghalangi adanya horizon peristiw, tergantung fungsi percepatan yang dipilih. Perngamat itu tidak pernah menyentuh horizon tersebut, dan tidak pernah melalui tempat horizon tersebut tampak berada.

Untuk horizon yang dilihat oleh penghuni alam semesta De Sitter, horizon tersebut selalu nampak pada jarak tetap dari pengamat tak-dipercepat. Ia tidak pernah berkontraksi, bahkan oleh pengamat yang mengalami percepatan.

Untuk horizon di sekitar lubang hitam, pengamat yang diam dari suatu benda jauh semuanya akan setuju tentang tempat horizon tersebut berada. Sementarahal ini nampak memungkinkan seorang pengamat menuruni lubang tersebut pada sebuah tali untuk kontak dengan horizon tersebut, pada kenyataannya hal tersebut tidak bisa dilakukan. Jika pengamat tersebut turun sangat lambat, maka, dari kerangka acuan pengamat itu, horizon tersebut tampak sangat jauh, lebih banyak tali yang diperlukan untuk mencapai horizon itu. Jika pengamat tersebut didahului turun oleh pengamat lain dengan cepat, maka pengamat pertama, dan beberapa tali dapat menyentuh bahkan menyeberangi horizon peristiwa (pengamat kedua) itu. Jika tali tersebut diikat erat pada ikan yang dikeluarkan pengamat itu, maka gaya sepanjang tali meningkat tanpa batas dengan mendekatnya mereka pada horizon itu, dan pada satu titik tali tersebut pasti putus. Lebih jauh lagi, putusnya tali itu pasti terjadi tidak pada horizon peristiwa tersebut, tetapi pada titik dimana pengamat kedua dapat mengamatinya.

Mencoba menancapkan batang yang kaku melalui horizon peristiwa lubang itu tidak bisa dilakukan: jika batang tersebut diturunkan sangat lambat, maka ia selalu terlalu pendek untuk menyentuh horizon peristiwa itu, karena kerangka koordinat dekat ujung batang itu sangat termampatkan. Dari sudut pandang pengamat di ujung batang itu, horizon peristiwa tetap jauh dari jangkauan. Jika batang tersebut diturunkan dengan cepat, maka masalah yang sama terjadi: batang tersebut pasti patah dan patahannya pasti jatuh.

Keanehan ini hanya terjadi karena anggapan bahwa pengamat tersebut diam ditempat dari beberapa pengamat lain yang jauh. Pengamat yang jatuh ke lubang itu bergerak dari pengamat jauh, dan maka melihat horizon itu berada di lokasi lain, kelihatan menjauh di depan mereka hingga mereka tidak pernah kontak dengannya. Gaya pasang-surut yang meningkat (dan tumbukan akhir dengan singularitas gravitasi lubang hitam itu) adalah satu-satunya efek yang dirasakan di tempat tersebut. Sementara hal ini nampak membolehkan pengamat yang jatuh mengirim informasi dari benda di luar horizon yang mereka lihat, kenyataannya horizon tersebut menjauh dalam jumlah cukup kecil hingga pada waktu pengamat yang jatuh itu menerima sinyal dari tempat jauh ke dalam lubang itu, mereka sudah menyeberangi apa yang dilihat oleh pengamat yang jauh sebagai horizon, dan peristiwa peneriman ini (dan pemancaran ulang) tidak bisa dilihat oleh pengamat jauh.

Diambil dari Wikipedia

0 comments:

Post a Comment